Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ketua APDESI Peulimbang Serukan Solidaritas Masyarakat Bireuen di Tengah Gejolak Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 18:38 WIB Last Updated 2026-03-12T11:38:49Z



Detikacehnews.id | Bireuen - Dewan Pimpinan Kecamatan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPK APDESI) Kecamatan Peulimbang mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bireuen untuk terus memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah situasi dunia yang saat ini diliputi berbagai gejolak dan ketidakpastian.


Ajakan tersebut disampaikan oleh Ketua DPK APDESI Kecamatan Peulimbang yang juga Keuchik Gampong Matang Kulee, Abdullah. Ia menilai bahwa dinamika global yang semakin kompleks harus menjadi pengingat bagi masyarakat di daerah agar tidak mudah terpecah oleh perbedaan kepentingan.


Menurutnya, kondisi dunia yang penuh tantangan saat ini justru harus menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin memperkuat solidaritas dan menjaga keharmonisan sosial.


Di tengah dunia yang sedang bergejolak seperti sekarang, kita sebagai masyarakat di daerah harus semakin kuat menjaga persatuan. Apalagi Bireuen juga sedang berada dalam masa pemulihan pascabencana, maka kebersamaan adalah kekuatan terbesar yang kita miliki,” ujar Abdullah kepada media ini, Kamis (12/3/2026).


Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga stabilitas dan ketenangan masyarakat di tingkat gampong. Para keuchik, kata dia, tidak hanya menjalankan fungsi pemerintahan, tetapi juga harus mampu menjadi perekat sosial yang merangkul seluruh elemen masyarakat.


Dalam konteks tersebut, Abdullah menilai para kepala desa perlu terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta menjaga semangat kebersamaan yang telah lama menjadi karakter masyarakat Aceh.


Keuchik harus menjadi pengayom bagi semua pihak. Kita harus mampu merangkul masyarakat tanpa membeda-bedakan, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan kondusif di tengah masyarakat,” katanya.


Ia juga mengajak para tokoh masyarakat, ulama, pemuda, serta berbagai elemen sosial lainnya untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan memperkuat nilai-nilai gotong royong yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat.


Bireuen dikenal sebagai daerah yang kuat karena persatuan masyarakatnya. Ketika kita saling membantu dan saling menguatkan, maka seberat apa pun ujian yang datang akan mampu kita lewati bersama,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat seharusnya tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan persaudaraan di antara sesama warga.


Karena itu, ia mengajak masyarakat di Kecamatan Peulimbang khususnya, dan Kabupaten Bireuen secara umum, untuk terus menjaga solidaritas sosial serta meningkatkan koordinasi dalam membantu warga yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan.


Menurutnya, kebersamaan yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam membangun kembali harapan dan mempercepat pemulihan masyarakat dari berbagai dampak yang dihadapi.


Ini saatnya kita memperlihatkan bahwa masyarakat Bireuen adalah masyarakat yang kuat, masyarakat yang saling menjaga. Dari desa kita bangun harapan, dari kebersamaan kita bangkitkan kekuatan,” ungkapnya.


Di akhir pernyataannya, Abdullah berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjadikan situasi dunia yang penuh tantangan ini sebagai pengingat akan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat kepedulian sosial.


Ia menegaskan bahwa perbedaan yang ada di tengah masyarakat seharusnya tidak menjadi penghalang untuk tetap bersatu demi masa depan daerah yang lebih baik.


Jangan biarkan perbedaan membuat kita jauh. Justru dari ujian dan keadaan sulit ini kita harus semakin dekat, semakin peduli, dan semakin kuat sebagai satu keluarga besar masyarakat Bireuen,” pungkas Abdullah.