Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wakil Bupati Bireuen Tekankan Pemulihan Pascabencana saat Buka Musrenbang RKPK 2027

Kamis, 09 April 2026 | 18:02 WIB Last Updated 2026-04-09T11:02:53Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen - Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT menegaskan bahwa fokus utama pembangunan Kabupaten Bireuen ke depan adalah pemulihan pascabencana dan penguatan sektor ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Bireuen Tahun 2027 yang berlangsung di Aula Hotel Fajar, Kamis (9/4/2026).

Dalam arahan dan sambutannya, Razuardi menyampaikan bahwa penanganan dan pemulihan pascabencana harus menjadi prioritas utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, seluruh program pembangunan ke depan juga perlu memasukkan aspek mitigasi bencana agar dampak risiko dapat diminimalkan.

Pemulihan pascabencana harus dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, setiap program pembangunan perlu memperhatikan aspek mitigasi, sehingga daerah kita lebih siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang,” ujar Razuardi.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan sektor pertanian dan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah. Selain itu, penguatan koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Bireuen tahun 2025 yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 3,26 persen atau berada di atas rata-rata Provinsi Aceh. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,3 persen atau turun 1,8 persen. Tingkat pengangguran terbuka berada pada angka 3,82 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi maupun nasional. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 76,25, juga berada di atas rata-rata Aceh dan nasional.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan Kabupaten Bireuen berada pada jalur yang positif, meskipun masih menghadapi tantangan dalam pemerataan kesejahteraan serta peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, laporan Ketua Panitia, Dailami, yang menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang mengacu pada sejumlah regulasi nasional dan daerah.

Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menentukan arah pembangunan daerah. Ia berharap forum ini menjadi wadah kolaborasi antara eksekutif dan legislatif serta seluruh elemen masyarakat, sehingga program pembangunan yang dihasilkan benar-benar berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Anggota DPRA Dapil III, Saifuddin Muhammad, menekankan pentingnya kebersamaan dan komunikasi antara pemerintah daerah dan legislatif, khususnya dalam menghadapi tantangan pascabencana. Ia menilai sinergi antar pihak akan mempercepat proses pemulihan dan memperkuat pembangunan daerah.

Kepala Bappeda Aceh dalam paparannya juga menjelaskan terkait alokasi Transfer ke Daerah (TKD), di mana sekitar 13 persen diperuntukkan bagi Kabupaten Bireuen, dengan prioritas mendukung program pemulihan pascabencana.

Musrenbang RKPK Kabupaten Bireuen Tahun 2027 ini dihadiri oleh unsur legislatif, Forkopimda, pejabat daerah, tokoh masyarakat, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan panel oleh Bappeda Bireuen dan Bappeda Aceh terkait arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah.