Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jelang HUT Ke-81 RI, Bupati Bireuen Kukuhkan 35 Anggota Paskibraka

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:32 WIB Last Updated 2026-08-15T16:43:05Z




Detikacehnews.id | Bireuen — Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, mengukuhkan 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen Tahun 2026 dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Aula Lama Setdakab Bireuen, Sabtu malam, 15 Agustus 2026.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi para anggota Paskibraka yang telah menjalani rangkaian seleksi, pembinaan, latihan, hingga persiapan akhir sebelum melaksanakan tugas negara pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bireuen.

Sebanyak 35 anggota Paskibraka yang dikukuhkan berasal dari berbagai sekolah jenjang SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA), baik negeri maupun swasta, di wilayah Kabupaten Bireuen.

Mereka akan mengemban tugas utama pada Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI yang akan dilaksanakan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau Eks Stadion Cot Gapu Bireuen, Senin, 17 Agustus 2026.

Prosesi pengukuhan berlangsung dengan penuh khidmat dan sarat makna. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ikrar Paskibraka yang dipimpin oleh Mulya Saputra, SE, dan diikuti oleh seluruh anggota Paskibraka.

Pembacaan ikrar tersebut menjadi bagian penting dalam prosesi pengukuhan karena mengandung makna sebagai bentuk pengakuan, peneguhan tekad, serta janji kesetiaan para anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada mereka.

Setelah pembacaan ikrar, prosesi dilanjutkan dengan mencium Sang Merah Putih yang dilakukan oleh Nanda Munisa, siswi MAN 3 Bireuen.

Prosesi mencium Sang Merah Putih tersebut menjadi simbol nasionalisme, kecintaan terhadap tanah air, sekaligus penghormatan dan kebanggaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Momentum tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh anggota Paskibraka bahwa tugas yang mereka emban bukan sekadar menjalankan rangkaian teknis pengibaran dan penurunan bendera, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian dan tanggung jawab dalam menjaga kehormatan Sang Merah Putih.

Selanjutnya, dilakukan penyematan kendit dan pangkat Paskibraka Tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026. Penyematan kendit dilakukan oleh Bupati Bireuen, Mukhlis, kepada perwakilan anggota Paskibraka.

Kendit tersebut menjadi simbol kecakapan dan kesiapan anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas yang telah dipercayakan kepada mereka.

Sementara pemasangan pangkat dilakukan oleh masing-masing orang tua anggota Paskibraka. Momen tersebut berlangsung penuh haru karena kehadiran orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan para anggota Paskibraka hingga berhasil mencapai tahap pengukuhan.

Rangkaian prosesi kemudian diakhiri dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh Muhammad Fuady, S.Sos., M.S.M.

Usai prosesi pengukuhan, Bupati Bireuen bersama Ketua DPRK Bireuen, unsur Forkopimda, Wakil Bupati Bireuen, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen menyalami dan memberikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah resmi dikukuhkan.

Suasana penuh kebanggaan juga terlihat ketika para anggota Paskibraka berkumpul bersama keluarga untuk mengabadikan momen melalui foto bersama setelah seluruh rangkaian pengukuhan selesai.

Ketua Pelatih Paskibraka Kabupaten Bireuen Tahun 2026, Muhammad Iqbal, S.E., M.M., mengatakan, pengukuhan tersebut bertujuan untuk meresmikan status para peserta yang sebelumnya berstatus calon anggota menjadi anggota resmi Paskibraka Kabupaten Bireuen Tahun 2026.

Menurutnya, setelah dikukuhkan, seluruh anggota Paskibraka telah memiliki tanggung jawab untuk menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bireuen.

"Pengukuhan Paskibraka ini bertujuan untuk meresmikan status dari semula calon anggota menjadi anggota resmi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang siap bertugas pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bireuen," ujar Muhammad Iqbal.

Ia menjelaskan, sebanyak 35 anggota Paskibraka tersebut akan melaksanakan tugas utama pada 17 Agustus 2026, yakni mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada pagi hari dan melaksanakan penurunan bendera pada sore harinya.

Tugas tersebut, kata Iqbal, merupakan amanah yang membutuhkan kedisiplinan, ketelitian, kekompakan, serta kesiapan fisik dan mental dari seluruh anggota Paskibraka.

Karena itu, ia berharap seluruh anggota dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kekompakan hingga seluruh rangkaian upacara selesai.

"Semoga seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Bireuen 2026 dapat menjalankan tugas dengan lancar, khidmat, sukses dan tanpa ada kendala sekecil apa pun pada upacara bendera HUT Ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026," harapnya.

Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa 35 putra-putri terbaik yang telah dipilih dari berbagai sekolah di Kabupaten Bireuen kini siap menjalankan tugas penting pada momentum peringatan kemerdekaan.

Dengan semangat nasionalisme, disiplin, dan rasa tanggung jawab, mereka akan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bireuen.

Bagi para anggota Paskibraka, tugas mengibarkan Sang Merah Putih bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada daerah dan bangsa.

Senin, 17 Agustus 2026, seluruh perhatian akan tertuju pada pelaksanaan upacara di RTH atau Eks Stadion Cot Gapu Bireuen. Di tempat tersebut, 35 anggota Paskibraka Kabupaten Bireuen akan menunaikan amanah yang telah mereka persiapkan melalui latihan dan pembinaan selama ini.