Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PABI Aceh Gelar Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir di Bireuen

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:51 WIB Last Updated 2026-08-31T04:51:24Z

Dokumentasi foto kegiatan layanan kesehatan gratis yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PABI Provinsi Aceh, dr. Zumirda, Sp.B-ET, FISA, FINACS di Gampong Keurumbok, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen.

 

Detikacehnews.id | Bireuen – Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) Provinsi Aceh menggelar layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak banjir hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen. Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (10/1/2026) dan dipusatkan di Meunasah Gampong Keurumbok, Kecamatan Kuta Blang, salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup parah akibat bencana banjir.

Pelayanan kesehatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PABI Provinsi Aceh, dr. Zumirda, Sp.B-ET, FISA, FINACS. Ia turun langsung ke lokasi untuk melakukan koordinasi sekaligus mengawasi seluruh proses pelayanan, mulai dari kedatangan pasien hingga pemeriksaan dan pemberian obat.

Kehadiran pimpinan PABI Aceh di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian pelayanan berlangsung secara tertib, profesional, serta tetap mengedepankan standar pelayanan medis, meskipun jumlah masyarakat yang datang untuk mendapatkan pengobatan terus bertambah sejak pagi hingga siang hari.

Kegiatan tersebut turut melibatkan sejumlah mitra medis dan lembaga kemanusiaan yang bersama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana. Kolaborasi lintas unsur tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi warga yang masih menghadapi berbagai persoalan kesehatan setelah bencana banjir.

Pemilihan Gampong Keurumbok sebagai lokasi pelayanan bukan tanpa alasan. Wilayah tersebut merupakan salah satu kawasan yang masih merasakan dampak signifikan akibat banjir. Berdasarkan data Pemerintah Gampong Keurumbok, sedikitnya 190 kepala keluarga terdampak langsung oleh bencana tersebut.

Kondisi lingkungan di sejumlah titik pada saat kegiatan berlangsung juga belum sepenuhnya kembali normal. Situasi tersebut menjadi perhatian karena lingkungan pascabanjir dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai gangguan kesehatan, terutama penyakit yang berkaitan dengan sanitasi, kualitas air, kebersihan lingkungan, serta menurunnya kondisi fisik masyarakat setelah menjalani aktivitas pemulihan.

Sejak pagi, Meunasah Gampong Keurumbok dipadati warga yang datang untuk memperoleh pemeriksaan dan pengobatan. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga lanjut usia, datang dengan beragam keluhan kesehatan.

Tingginya jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan masih cukup besar di tengah proses pemulihan pascabanjir. Bagi sebagian warga, layanan kesehatan gratis menjadi kesempatan untuk memperoleh pemeriksaan medis sekaligus mendapatkan obat tanpa harus mengeluarkan biaya.

Dalam pelaksanaannya, pelayanan kesehatan dirancang dengan alur yang menyerupai sistem pelayanan di rumah sakit. Pasien terlebih dahulu melakukan pendaftaran dengan bantuan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim.

Setelah proses pendaftaran, pasien diarahkan untuk menjalani pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan keluhan serta kondisi kesehatan masing-masing pasien. Dokter kemudian melakukan penilaian medis dan menetapkan diagnosis untuk menentukan penanganan serta jenis obat yang diperlukan.

Pasien yang telah mendapatkan pemeriksaan dan resep dari dokter selanjutnya diarahkan ke bagian farmasi. Obat-obatan diberikan oleh tim farmasi sesuai dengan resep dan kebutuhan medis masing-masing pasien.

Seluruh rangkaian pelayanan tersebut diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Sistem pelayanan yang terstruktur tersebut diterapkan untuk memastikan setiap warga mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Sejumlah keluhan kesehatan cukup banyak ditemukan dalam pelayanan tersebut. Di antaranya gangguan pernapasan, penyakit kulit, gangguan pencernaan, nyeri otot dan sendi, serta keluhan kelelahan fisik yang dialami warga setelah melakukan berbagai aktivitas dalam proses pembersihan dan pemulihan pascabanjir.

Gangguan kesehatan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kondisi pascabencana. Genangan air, lingkungan yang masih lembap, keterbatasan sanitasi serta aktivitas fisik yang cukup berat dapat memengaruhi kondisi kesehatan masyarakat.

Melalui pelayanan kesehatan ini, tim medis tidak hanya memberikan pengobatan terhadap keluhan yang dirasakan warga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan agar gangguan kesehatan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih luas di tengah masyarakat terdampak bencana.

Dr. Zumirda bersama tim juga memastikan pelayanan tetap berjalan dengan baik di tengah tingginya jumlah warga yang datang. Koordinasi antartim dilakukan agar proses pendaftaran, pemeriksaan, konsultasi hingga pemberian obat dapat berlangsung secara teratur.

Keterlibatan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim dalam kegiatan tersebut turut membantu kelancaran proses pelayanan, khususnya pada tahapan pendaftaran dan pengaturan alur pasien. Kolaborasi antara tenaga medis, mahasiswa, serta berbagai mitra kemanusiaan menunjukkan adanya semangat bersama dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Geuchik Gampong Keurumbok, Munawir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan kesehatan gratis tersebut.

Ia secara khusus mengapresiasi Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim, IDI Cabang Bireuen, PABI Aceh, serta seluruh mitra medis dan lembaga kemanusiaan yang telah hadir dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat Gampong Keurumbok.

Menurut Munawir, kehadiran tim medis memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama warga yang masih mengalami keterbatasan akses pelayanan kesehatan akibat dampak banjir.

Pelayanan kesehatan seperti ini sangat membantu masyarakat kami, terutama setelah banjir. Warga dapat memeriksakan kondisi kesehatannya dan mendapatkan obat secara gratis,” ujarnya.

Munawir berharap kegiatan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak bencana tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan hingga kondisi kesehatan masyarakat benar-benar pulih dan kehidupan warga kembali normal.

Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur dan lingkungan, tetapi juga harus diikuti dengan perhatian terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Sebab, berbagai gangguan kesehatan dapat muncul setelah bencana, bahkan ketika genangan air telah surut.

Harapan kami kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sampai kondisi masyarakat benar-benar pulih. Pemerintah gampong siap mendukung setiap kegiatan kemanusiaan yang bertujuan membantu warga terdampak bencana,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Gampong Keurumbok siap memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, termasuk dalam penyediaan lokasi maupun fasilitasi lainnya yang dibutuhkan untuk kegiatan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, kegiatan pelayanan kesehatan gratis tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tenaga kesehatan dan berbagai pihak terhadap masyarakat yang sedang berada dalam masa pemulihan akibat bencana.

Kehadiran tim medis di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk pemeriksaan dan pengobatan, tetapi juga membantu meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan setelah banjir.

Dengan adanya kolaborasi antara PABI Aceh, Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim, IDI Cabang Bireuen, tenaga kesehatan, mahasiswa, serta mitra kemanusiaan lainnya, pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pemulihan masyarakat.

Pelayanan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa penanganan dampak bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga organisasi profesi, institusi pendidikan, tenaga medis, mahasiswa dan lembaga kemanusiaan memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan akses terhadap layanan dasar, khususnya pelayanan kesehatan.

Bagi warga Gampong Keurumbok, kehadiran layanan kesehatan gratis di tengah kondisi pascabanjir menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan moral. Di saat masyarakat masih berupaya memulihkan rumah, lingkungan dan aktivitas sehari-hari, pelayanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan penting untuk memastikan proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

Melalui kegiatan tersebut, PABI Aceh bersama seluruh pihak yang terlibat menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan setelah menghadapi bencana.