Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wabup Razuardi Buka Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Tekankan Pentingnya Menjaga Persatuan

Kamis, 24 September 2026 | 17:31 WIB Last Updated 2026-09-24T10:31:11Z



Detikacehnews.id | Bireuen – Wakil Bupati Bireuen Ir. Razuardi, MT, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PWK) Tahun 2026 yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bireuen, Kamis (24/9/2026), di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Bireuen.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan, sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.

Sosialisasi diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari siswa, mahasiswa, guru pendamping serta unsur masyarakat. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Bireuen dan Kodim 0111/Bireuen.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bireuen menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan memiliki posisi penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Wawasan kebangsaan tidak hanya berkaitan dengan pemahaman mengenai simbol dan identitas negara, tetapi juga bagaimana nilai-nilai persatuan dan kesatuan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia yang mengutamakan persatuan dan kesatuan dengan berlandaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penguatan wawasan kebangsaan penting untuk menjaga semangat persatuan dan cinta tanah air, terutama agar wawasan kebangsalam kehidupan masyarakat. Di satu sisi, kemajuan tersebut memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi dan berkomunikasi, namun di sisi lain juga membutuhkan kemampuan masyarakat untuk menyaring berbagai informasi serta tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan.

Karena itu, menurut Razuardi, generasi muda perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai identitas dan nilai-nilai kebangsaan agar mampu menghadapi berbagai perubahan tanpa kehilangan jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan sosialisasi tersebut sebagai ruang untuk memperluas pemahaman, meningkatkan kesadaran serta memperkuat komitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan.

Ia menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan bagian dari kekuatan bangsa yang harus dijaga bersama. Perbedaan agama, suku, budaya, bahasa maupun latar belakang sosial tidak seharusnya menjadi alasan untuk menimbulkan perpecahan, melainkan menjadi kekayaan yang memperkuat kehidupan berbangsa.

Kita harus mampu meraih kemajuan tanpa mengorbankan harga diri dan martabat kita sendiri,” pesan Bupati yang disampaikan Wakil Bupati.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan dan kemajuan daerah perlu berjalan seiring dengan penguatan karakter serta nilai-nilai kebangsaan. Kemajuan di bidang pendidikan, teknologi, ekonomi maupun pembangunan daerah diharapkan tetap dibarengi dengan sikap saling menghormati, toleransi dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai berbagai aspek wawasan kebangsaan. Materi pertama membahas peran Pemerintah dalam meningkatkan wawasan kebangsaan bagi masyarakat dan generasi muda.

Pembahasan tersebut menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki pemahaman yang baik mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara itu, materi dari unsur Kodim 0111/Bireuen membahas peran TNI, khususnya dalam mengoptimalkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui materi tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami wawasan kebangsaan secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam lingkungan keluarga, sekolah, kampus, masyarakat maupun dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Pendidikan wawasan kebangsaan juga dinilai penting sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Dengan pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai Pancasila dan kebinekaan, generasi muda diharapkan mampu menjadi bagian dari masyarakat yang menjaga keharmonisan serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal yang dapat mengganggu persatuan.

Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para peserta mengenai arti penting persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki rasa cinta tanah air, menghargai keberagaman, memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial serta mampu berkontribusi secara positif dalam pembangunan daerah.

Dengan demikian, wawasan kebangsaan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi dapat diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Nilai persatuan, gotong royong, toleransi dan saling menghargai diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Kabupaten Bireuen.