Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

FK Universitas Almuslim Bersama IDI Aceh dan IDI Bireuen Lanjutkan Layanan Kesehatan Gratis Pascabanjir di Pantee Lhong

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:57 WIB Last Updated 2026-01-18T09:57:19Z

Dokumentasi foto kegiatan Pelayanan Kesehatan Gratis di Pante Lhong Peusangan. Minggu (18/1/2026)


Detikacehnews.id | Bireuen - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh serta IDI Cabang Bireuen kembali melanjutkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak banjir hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen. Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Minggu (18/1/2026) dan dipusatkan di Meunasah Gampong Pantee Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.


Kegiatan ini merupakan kali kedua FK Universitas Almuslim hadir di Gampong Pantee Lhong dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kehadiran kembali tim medis di lokasi tersebut menjadi bukti komitmen berkelanjutan dunia akademik dan organisasi profesi dalam mendampingi masyarakat hingga kondisi kesehatan pascabencana benar-benar pulih.


Sejak pagi hari, ratusan warga tampak memadati Meunasah Gampong Pantee Lhong untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, dengan warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, datang silih berganti untuk mendapatkan pelayanan medis. Hal ini mencerminkan tingginya kebutuhan akan layanan kesehatan pascabanjir, terutama di tengah kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.


Kegiatan pelayanan kesehatan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim yang juga menjabat sebagai Ketua IDI Cabang Bireuen, dr. Zumirda, Sp.B-ET, FISA, FINACS. Ia turun langsung ke lapangan untuk memimpin koordinasi, sekaligus memastikan seluruh rangkaian pelayanan berjalan tertib, profesional, dan optimal di tengah lonjakan jumlah pasien yang terus berdatangan.


Alur pelayanan kesehatan dirancang menyerupai sistem pelayanan rumah sakit guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Proses dimulai dari pendaftaran pasien yang dibantu oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dan konsultasi medis sesuai dengan keluhan yang dirasakan pasien. Setelah mendapatkan diagnosis, pasien langsung menerima obat-obatan dari tim farmasi berdasarkan resep dokter. Seluruh rangkaian pelayanan tersebut diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.


Menurut dr. Zumirda, layanan kesehatan yang diberikan sengaja dirancang secara komprehensif agar masyarakat memperoleh penanganan medis yang profesional dan menyeluruh. Tim medis yang diturunkan terdiri atas dokter umum, dokter spesialis, serta tenaga kesehatan lainnya, dengan dukungan ketersediaan obat-obatan yang memadai dan disesuaikan dengan jenis penyakit yang umum muncul pascabanjir.


Selain pelayanan kesehatan, kegiatan kemanusiaan ini juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial ekonomi warga terdampak. Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim bersama IDI Aceh, IDI Cabang Bireuen, serta Taman Iskandar Muda menyalurkan bantuan berupa paket sembako, pakaian dalam bagi perempuan dan laki-laki, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada masyarakat terdampak banjir.


Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabencana. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada warga agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.


Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kehadiran tim medis dan relawan kemanusiaan disambut dengan penuh rasa syukur oleh masyarakat Gampong Pantee Lhong. Warga mengaku sangat terbantu dengan pelayanan kesehatan gratis yang diberikan secara profesional dan menyeluruh, sekaligus dengan bantuan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan di tengah kondisi pascabanjir.


Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim bersama IDI Aceh dan IDI Cabang Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan pascabencana. Sinergi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan lembaga sosial diharapkan mampu memperkuat upaya pemulihan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketahanan sistem kesehatan daerah di Kabupaten Bireuen.