Detikacehnews.id | Bireuen - Upaya penguatan literasi kebencanaan sejak usia dini terus dilakukan oleh mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Umuslim Angkatan XXVIII Tahap II melaksanakan kegiatan Edukasi Kreatif dan Mitigasi Bencana Sejak Dini Melalui Metode Storytelling dan Mewarnai bagi anak-anak PAUD Al-Husna di Gampong Geulanggang Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja individu Shania Umira, mahasiswi Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim. Program tersebut dirancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini melalui pendekatan edukatif yang kreatif dan ramah anak.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung di PAUD Al-Husna Gampong Geulanggang Teungoh dan didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nurhayati, SP., M.S.M., CDM. Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Gampong Geulanggang Teungoh yang dipimpin oleh Keuchik Ibrahim, S. Ag.
Dalam pelaksanaannya, Shania Umira menerapkan metode storytelling (bercerita) dan mewarnai gambar sebagai media utama pembelajaran. Metode ini dipilih karena dinilai sesuai dengan karakteristik anak usia dini yang cenderung lebih mudah memahami informasi melalui visual, cerita, dan aktivitas kreatif. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan jenis-jenis bencana yang sering terjadi di lingkungan sekitar, seperti banjir dan gempa bumi, serta langkah-langkah sederhana penyelamatan diri yang dapat dilakukan anak-anak.
Shania Umira menjelaskan bahwa edukasi kebencanaan bagi anak usia dini memerlukan pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan kelompok usia lainnya. Anak-anak perlu diperkenalkan pada konsep mitigasi bencana secara bertahap, ringan, dan menyenangkan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
“Melalui metode storytelling dan mewarnai, anak-anak tidak merasa terbebani dengan materi yang bersifat serius. Mereka justru terlihat antusias dan aktif mengikuti kegiatan. Dengan cara ini, pesan-pesan tentang keselamatan diri dapat tertanam secara alami dalam ingatan mereka,” ungkap Shania.
Sementara itu, Keuchik Gampong Geulanggang Teungoh, Ibrahim, S. Ag, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi mitigasi bencana sejak dini sangat relevan dengan kondisi wilayah yang pernah mengalami dampak bencana hidrometeorologi.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, khususnya bagi anak-anak. Edukasi kebencanaan tidak hanya penting bagi orang dewasa, tetapi juga perlu dikenalkan sejak usia dini agar tumbuh kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana di masa depan,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Nurhayati, SP., M.S.M., CDM selaku Dosen Pembimbing Lapangan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari ilmu yang diperoleh mahasiswa di bangku perkuliahan, khususnya dalam bidang geografi dan kebencanaan.
“Mahasiswa dituntut tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu tersebut dalam bentuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Program ini menunjukkan bahwa materi kebencanaan dapat dikemas secara kreatif dan aplikatif, bahkan untuk anak usia dini,” jelasnya.
Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan anak-anak PAUD Al-Husna memiliki pemahaman dasar mengenai pentingnya keselamatan diri serta mampu mengingat langkah-langkah sederhana yang harus dilakukan saat terjadi bencana. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pendidik PAUD dan masyarakat dalam mengembangkan metode pembelajaran kebencanaan yang kreatif, kontekstual, dan berkelanjutan.
Program kerja Mahasiswa KKM Umuslim Angkatan XXVIII Tahap II ini menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang tangguh bencana melalui edukasi sejak usia dini, sekaligus memperkuat sinergi antara kampus, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan anak usia dini.
.jpg)