Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

RSUD Peusangan Raya Gelar Pengobatan Massal Gratis dan Salurkan Wakaf Al-Qur’an untuk Dayah Terdampak Banjir di Balee Panah

Rabu, 07 Januari 2026 | 20:44 WIB Last Updated 2026-01-07T14:05:37Z

Dokumentasi foto tim RSUD Peusangan Raya mengelar pengobatan gratis dan salurkan waqaf Alquran di Dayah Istiqamatuddin Babul Ilmi yang berlokasi di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli.

 

Detikacehnews.id | Bireuen – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Peusangan Raya melaksanakan kegiatan pengobatan massal gratis sekaligus penyaluran wakaf Al-Qur’an, kitab, dan mukena untuk Dayah Istiqamatuddin Babul Ilmi yang berlokasi di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, pada Rabu, 7 Januari 2026.


Kegiatan sosial kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh dr. Dara Farasina yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan di RSUD Peusangan Raya. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian RSUD Peusangan Raya terhadap masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan yang terdampak banjir besar pada akhir November 2025 lalu.


Dalam keterangannya, dr. Dara Farasina menyampaikan bahwa Dayah Istiqamatuddin Babul Ilmi termasuk salah satu lokasi yang mengalami dampak cukup parah akibat banjir. Desa Balee Panah sendiri tercatat sebagai salah satu desa dengan tingkat kerusakan dan kerugian paling tinggi di Kabupaten Bireuen.


Dayah Istiqamatuddin Babul Ilmi juga ikut terdampak banjir besar pada akhir November 2025. Desa Balee Panah merupakan salah satu desa dengan dampak banjir paling parah di Bireuen, di mana banyak warga kehilangan rumah dan harta benda,” ujar dr. Dara.


Ia menjelaskan, jumlah santri yang terdampak banjir di dayah tersebut mencapai sekitar 120 orang. Kondisi pascabencana membuat para santri rentan mengalami gangguan kesehatan, sehingga diperlukan pelayanan medis secara langsung dan menyeluruh.


Kami menggelar pengobatan massal gratis yang dimulai dari pemeriksaan kesehatan oleh dokter hingga pemberian obat-obatan terbaik secara gratis kepada para santri dan warga sekitar. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai institusi pelayanan kesehatan,” jelasnya.


Selain pelayanan kesehatan, dalam kesempatan tersebut RSUD Peusangan Raya juga menyalurkan wakaf berupa Al-Qur’an, kitab, dan mukena yang berasal dari sumbangan para donatur. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu proses pemulihan kegiatan pendidikan dan ibadah di lingkungan dayah pascabencana.


Di sela kegiatan pengobatan, kami juga menyalurkan wakaf Al-Qur’an, kitab, dan mukena dari para donatur. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang telah berpartisipasi,” tambah dr. Dara yang juga berprofesi sebagai dokter umum.


Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, dr. Dara Farasina didampingi oleh tim medis RSUD Peusangan Raya yang terdiri dari dr. Yuni Kamariah selaku bendahara barang, Surlina, S.Keb sebagai bendahara rutin, Siti Radhiah, S.Sit selaku humas, Yusliana dari tim farmasi, M. Nur (perawat), Indah, Yusnidar (kesehatan lingkungan/kesling), Isma (perawat gigi), serta tim medis lainnya.


Pimpinan Dayah Istiqamatuddin Babul Ilmi, Muhammad Wali, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh RSUD Peusangan Raya beserta para donatur.


Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran tim medis RSUD Peusangan Raya. Bantuan pengobatan gratis ini sangat membantu para santri kami yang terdampak banjir, begitu juga dengan wakaf Al-Qur’an, kitab, dan mukena yang sangat kami butuhkan,” ungkap Muhammad Wali.


Ia berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh sinergi antara lembaga kesehatan, masyarakat, dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana.


Kami mendoakan semoga semua pihak yang terlibat diberikan kesehatan dan keberkahan atas kepedulian yang telah ditunjukkan,” tutupnya.


Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian RSUD Peusangan Raya dalam mendukung pemulihan kesehatan dan spiritual masyarakat pascabencana, sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di Kabupaten Bireuen.