Detikacehnews.id | Bireuen - Pelaksanaan upacara bendera hari Senin, 27 April 2026 di SMA Negeri 1 Kuala berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat. Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap Senin ini diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari Kepala, Wakil Kepala, siswa, dewan guru, hingga tenaga kependidikan.
Pada kesempatan tersebut, siswa kelas XI B mendapat kepercayaan sebagai petugas upacara. Mereka mampu menjalankan tugas dengan sangat baik, menunjukkan kedisiplinan, kekompakan, serta rasa tanggung jawab yang tinggi sejak awal hingga akhir rangkaian upacara.
Bertindak sebagai pembina upacara, Farina, S.Pd., dalam amanatnya menyampaikan pentingnya membangun karakter generasi muda melalui penerapan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.” Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam membentuk pribadi siswa yang berintegritas, mandiri, serta memiliki semangat belajar dan berprestasi.
Kepala SMA Negeri 1 Kuala, Nurul Aini, S.Pd., M.A.P., menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara bendera setiap hari Senin tidak hanya menjadi rutinitas seremonial semata, melainkan juga sebagai sarana pembinaan karakter bagi para siswa.
“Petugas upacara setiap minggunya ditunjuk secara bergiliran dari perwakilan setiap kelas. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman dan melatih rasa tanggung jawab siswa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sebelum pelaksanaan upacara, para petugas terlebih dahulu mendapatkan pembinaan dan pelatihan secara khusus. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Sabtu oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan bersama pembina OSIS, sehingga para siswa benar-benar siap saat menjalankan tugas pada hari Senin.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan dari seluruh pihak sekolah, pelaksanaan upacara bendera di SMA Negeri 1 Kuala diharapkan terus menjadi media efektif dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, serta cinta tanah air di kalangan siswa.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen SMA Negeri 1 Kuala dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
