Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ketua DPRA Dukung Pelantikan PB HIMABIR, Titip Pesan agar Mahasiswa Bireuen Terus Bergerak dan Berkontribusi

Senin, 28 September 2026 | 06:31 WIB Last Updated 2026-09-27T23:31:00Z


 
Detikacehnews.id | Bireuen — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Bireuen (PB HIMABIR) Banda Aceh terus memperkuat komunikasi dan membangun jejaring dengan berbagai unsur serta tokoh di Aceh. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui silaturahmi dan audiensi bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, A.Md., di Kantor DPRA, Banda Aceh, Kamis (24/9/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Audiensi tersebut menjadi momentum bagi PB HIMABIR untuk memperkenalkan kembali keberadaan organisasi mahasiswa asal Kabupaten Bireuen di Banda Aceh, sekaligus menyampaikan sejumlah agenda organisasi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Salah satu agenda yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah rencana pelantikan Pengurus Besar HIMABIR periode 2026–2028 yang dijadwalkan berlangsung pada 29 September 2026 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Kehadiran PB HIMABIR di hadapan Ketua DPRA juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih luas dengan para pemangku kepentingan. Sebagai organisasi yang menjadi wadah mahasiswa asal Bireuen di Banda Aceh, PB HIMABIR diharapkan mampu mengambil peran tidak hanya dalam membangun solidaritas antarmahasiswa, tetapi juga dalam menghadirkan gagasan dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi daerah.

Ketua DPRA Zulfadhli menyambut baik keberadaan serta agenda PB HIMABIR tersebut. Ia memberikan dukungan terhadap rencana pelantikan kepengurusan periode 2026–2028 sekaligus menyampaikan sejumlah pesan dan masukan bagi mahasiswa Bireuen yang sedang menempuh pendidikan di Banda Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa Bireuen didorong untuk terus bergerak, belajar, memperluas wawasan, serta mengambil bagian dalam berbagai ruang pengabdian. Mahasiswa dinilai memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual muda yang nantinya diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Pesan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar aktivitas mahasiswa tidak berhenti pada kegiatan internal organisasi maupun lingkungan kampus. Mahasiswa Bireuen diharapkan mampu melahirkan gagasan yang konstruktif, membangun jejaring, serta mengambil peran dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, kepemudaan, dan kemasyarakatan.

Selain itu, Ketua DPRA juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dalam menjalankan organisasi. Perbedaan latar belakang, pemikiran maupun karakter di dalam organisasi hendaknya menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, bukan menjadi alasan terjadinya perpecahan.

Kekompakan dinilai menjadi salah satu modal penting bagi sebuah organisasi mahasiswa agar dapat menjalankan program secara konsisten dan memberikan dampak yang lebih luas. Karena itu, PB HIMABIR diharapkan mampu membangun budaya organisasi yang terbuka, komunikatif, serta mengedepankan kepentingan bersama.

Dalam suasana yang cair, Ketua DPRA turut berbagi pengalaman dan pandangan mengenai dunia kepemudaan, organisasi, serta pentingnya membangun jejaring. Pengalaman dan masukan tersebut menjadi bagian penting bagi pengurus PB HIMABIR dalam mempersiapkan langkah organisasi ke depan.

Bagi PB HIMABIR, audiensi tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Pertemuan itu juga menjadi ruang untuk mendapatkan perspektif dan masukan dari tokoh yang memiliki pengalaman dalam kehidupan organisasi dan pemerintahan.

Ketua Umum PB HIMABIR, Jamalul, menyampaikan apresiasi atas sambutan, perhatian, serta dukungan yang diberikan Ketua DPRA terhadap organisasi mahasiswa Bireuen tersebut.

“Bagi kami, pertemuan ini bukan hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk belajar dan mendapatkan arahan. Dukungan serta nasihat yang disampaikan menjadi semangat bagi PB HIMABIR untuk terus bergerak, menjaga kekompakan, dan menghadirkan kegiatan yang bermanfaat,” ujar Jamalul.

Menurutnya, pesan yang disampaikan Ketua DPRA menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pengurus untuk menjadikan organisasi sebagai ruang pengembangan diri sekaligus wadah untuk memberikan kontribusi nyata.

Jamalul menegaskan, PB HIMABIR berkomitmen menjadikan organisasi sebagai tempat bagi mahasiswa Bireuen untuk mengembangkan kapasitas, bertukar gagasan, memperluas jejaring, serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Insyaallah, kami akan terus berupaya menjadikan PB HIMABIR sebagai wadah yang mampu mempertemukan mahasiswa Bireuen, memperkuat solidaritas, dan mendorong lahirnya kegiatan-kegiatan yang positif serta bermanfaat,” katanya.

Ia menambahkan, mahasiswa memiliki peran penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia Bireuen di masa mendatang. Karena itu, keberadaan organisasi mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, intelektual, komunikasi, dan kepedulian sosial.

PB HIMABIR juga berupaya membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak, termasuk unsur pemerintahan, legislatif, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen lainnya.

Langkah tersebut dinilai penting agar mahasiswa memiliki ruang yang lebih luas untuk belajar sekaligus membangun jejaring. Dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi kolaborasi dapat dikembangkan untuk mendukung kegiatan mahasiswa maupun program yang memiliki manfaat bagi masyarakat Bireuen.

Rencana pelantikan kepengurusan periode 2026–2028 pada 29 September mendatang pun diharapkan menjadi momentum awal bagi PB HIMABIR untuk menjalankan kepengurusan dengan semangat baru. Pelantikan bukan hanya dimaknai sebagai seremoni pergantian atau pengukuhan pengurus, tetapi sebagai awal dari tanggung jawab untuk menjalankan amanah organisasi.

Jajaran pengurus diharapkan mampu menerjemahkan semangat tersebut ke dalam program kerja yang realistis, produktif, dan menyentuh kebutuhan mahasiswa maupun masyarakat.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, PB HIMABIR optimistis dapat terus berkembang sebagai organisasi mahasiswa yang aktif dan konstruktif. Semangat untuk terus belajar, bergerak, membangun jejaring, serta memberikan kontribusi bagi daerah menjadi bagian penting dari arah perjalanan organisasi ke depan.

Silaturahmi bersama Ketua DPRA kemudian ditutup dalam suasana penuh keakraban. PB HIMABIR berharap komunikasi yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan dan berkembang menjadi ruang kolaborasi yang lebih luas pada masa mendatang.

Melalui penguatan organisasi dan jejaring tersebut, mahasiswa Bireuen di Banda Aceh diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari dinamika kehidupan akademik, tetapi juga mampu tampil sebagai generasi muda yang memiliki gagasan, kepedulian, dan keberanian untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah.