Detikacehnews.id | Bireuen – Sebanyak lima pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS SMA Negeri 3 Bireuen periode 2026-2027 menyampaikan visi dan misi mereka di hadapan seluruh warga sekolah, Jumat (2/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut menjadi tahapan penting sebelum pemungutan suara Pilketos yang dijadwalkan digelar pada Selasa (6/10/2026).
Penyampaian visi dan misi tersebut menjadi kesempatan bagi masing-masing pasangan calon untuk memperkenalkan gagasan, program, serta komitmen yang akan mereka jalankan apabila terpilih memimpin OSIS SMA Negeri 3 Bireuen untuk periode mendatang.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA Negeri 3 Bireuen, Muhammad, S.Pd., membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia didampingi Pembina OSIS SMA Negeri 3 Bireuen, Herlinda, S.Pd., saat ditemui awak media di lokasi kegiatan.
Muhammad mengatakan, terdapat lima pasangan calon yang bersaing dalam Pilketos tahun ini. Seluruh kandidat diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan visi dan misi secara terbuka di hadapan siswa, guru, dan seluruh warga sekolah yang hadir.
“Pada tahun ini ada lima kandidat yang mengikuti pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS. Mereka diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi dan misi masing-masing secara terbuka di depan seluruh warga sekolah,” ujar Muhammad.
Ia menjelaskan, kegiatan penyampaian visi dan misi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari tahapan Pilketos, tetapi juga merupakan bentuk pembelajaran demokrasi bagi para siswa. Melalui proses tersebut, siswa dapat mengenal gagasan dan program yang ditawarkan oleh masing-masing kandidat sebelum menentukan pilihan.
Adapun lima pasangan calon yang mengikuti Pilketos SMA Negeri 3 Bireuen periode 2026-2027, yakni Pasangan Calon (Paslon) 1 Syahri Ramadhan dan Askiya Humaira.
Paslon 2, Muksalmina dan Keisa Prida. Paslon 3, Dinda Rayya dan Fikra. Selanjutnya Paslon 4, M. Asril dan Sabila Aufa, serta Paslon 5, M. Syamil dan Mauza Salsabila.
Sebelum agenda penyampaian visi dan misi dimulai, kegiatan Jumat pagi di SMA Negeri 3 Bireuen terlebih dahulu diisi dengan rutinitas keagamaan berupa yasinan, zikir, dan doa bersama.
Setelah rangkaian kegiatan tersebut selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan agenda utama, yakni penyampaian visi dan misi dari kelima pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS.
Dalam kegiatan tersebut, masing-masing pasangan calon mendapat ruang untuk menyampaikan gagasan yang mereka tawarkan kepada para pemilih. Penyampaian secara terbuka ini diharapkan dapat membantu siswa menentukan pilihan berdasarkan visi, misi, serta kemampuan kandidat dalam membawa OSIS ke arah yang lebih baik.
Muhammad mengatakan, setelah tahapan penyampaian visi dan misi, seluruh pasangan calon akan mengikuti proses pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Menurutnya, mekanisme pemilihan akan dilaksanakan seperti pesta demokrasi pada umumnya. Para siswa yang memiliki hak pilih akan diberikan surat suara dan menentukan pilihannya dengan cara mencoblos salah satu pasangan calon.
“Untuk pemilihannya akan berlangsung pada Selasa, 6 Oktober 2026. Mekanismenya seperti pesta demokrasi pada umumnya, dengan mencoblos surat suara,” katanya.
Pelaksanaan Pilketos tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi siswa untuk belajar secara langsung mengenai proses demokrasi. Mulai dari mengenal calon, mendengarkan gagasan dan visi misi, menentukan pilihan, hingga menghormati hasil pemilihan.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan kesiswaan di SMA Negeri 3 Bireuen. Melalui organisasi OSIS, para siswa memiliki ruang untuk mengembangkan berbagai kemampuan, termasuk kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, kreativitas, tanggung jawab, dan kemampuan mengelola kegiatan di lingkungan sekolah.
Kepala SMA Negeri 3 Bireuen, Dra. Elfi Syahrani, M.Pd., turut mendukung pelaksanaan tahapan Pilketos sebagai bagian dari proses pendidikan dan pembinaan karakter siswa.
Pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS diharapkan tidak hanya menghasilkan pemimpin baru bagi organisasi siswa, tetapi juga membentuk pengalaman demokrasi yang positif bagi seluruh peserta didik.
Dengan lima pasangan calon yang telah menyampaikan visi dan misi, perhatian warga sekolah kini tertuju pada pelaksanaan pemungutan suara. Masing-masing kandidat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh dukungan dari para pemilih.
Seluruh siswa yang memiliki hak pilih diharapkan dapat menggunakan hak tersebut secara bertanggung jawab dengan mempertimbangkan visi, misi, program, serta komitmen yang disampaikan oleh masing-masing pasangan calon.
Pasangan yang nantinya memperoleh suara terbanyak akan mengemban amanah sebagai ketua dan wakil ketua OSIS SMA Negeri 3 Bireuen periode 2026-2027.
Dengan demikian, Pilketos SMA Negeri 3 Bireuen tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan OSIS, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi, kepemimpinan, tanggung jawab, dan partisipasi kepada para siswa sejak di lingkungan sekolah.
